Pemprov Kalteng Luncurkan Program Strategis Pendidikan, Perkuat Akses dan Kualitas SDM

PALANGKA RAYA, kalteng14 – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan sejumlah program strategis di sektor pendidikan dalam kegiatan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (5/3/2026).

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat di Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa program yang diluncurkan merupakan langkah nyata, bukan sekadar seremoni.

“Hari ini kita telah menyaksikan bersama launching berbagai program strategis pendidikan di Kalimantan Tengah, mulai dari Program D-1 Vokasi Pertanian UMPR, bantuan seragam sekolah, pendidikan dokter spesialis kandungan di Universitas Palangka Raya, hingga penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi se-Kalimantan Tengah. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi langkah dan komitmen nyata kita untuk memastikan setiap putra-putri Kalteng bisa mendapatkan haknya mengenyam pendidikan yang layak dan berkualitas,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan maupun layanan dasar lainnya.

“Kami tidak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, bahkan tidak bisa makan. Oleh karena itu, pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” ujarnya.

Meski menghadapi penurunan anggaran daerah, Gubernur memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas.

“Kita mengetahui adanya efisiensi anggaran yang menyebabkan APBD Provinsi Kalimantan Tengah turun cukup drastis dari Rp10,2 triliun pada tahun 2025 menjadi sekitar Rp5,4 triliun pada tahun 2026. Namun hal itu tidak menjadi alasan bagi kami untuk mengurangi komitmen terhadap pembangunan pendidikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai program unggulan seperti Satu Rumah Satu Sarjana, Sekolah Gratis, dan bantuan seragam merupakan bagian dari program Kartu Huma Betang Sejahtera untuk memperluas akses pendidikan.

“Pendidikan adalah fondasi sekaligus investasi masa depan. Pendidikan akan memutus mata rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian. Maju mundurnya suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif.

Ia menjelaskan, sejumlah agenda yang dilaksanakan meliputi peluncuran Program D-1 Vokasi Pertanian, bantuan seragam sekolah bagi siswa SMA/SMK/SKH, program pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Palangka Raya, serta kerja sama dengan 36 perguruan tinggi di Kalteng.

Selain itu, bantuan seragam sekolah diberikan kepada lebih dari 60 ribu siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, yang mencakup berbagai kebutuhan perlengkapan sekolah.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Fauzan, Deputi Bappenas Pungkas Bahjuri Ali, Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, serta para pelajar yang mengikuti kegiatan secara daring.

Melalui program ini, Pemprov Kalteng berharap akses pendidikan semakin merata serta mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera.(red)

Tinggalkan Balasan