Kampung UMKM dan Akses Pembiayaan Jadi Fokus Transformasi Ekonomi Kalteng

PALANGKA RAYA,kalteng14.id – Penguatan akses pembiayaan dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal menjadi salah satu fokus utama dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Triwulan II Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam forum tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, menyampaikan bahwa transformasi ekonomi daerah perlu diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan sektor riil dan pengembangan produk unggulan daerah.

Salah satu contoh implementasi pendekatan tersebut adalah pengembangan Kampung UMKM di Kelurahan Kalampangan yang sebelumnya diresmikan sebagai kawasan pengembangan ekonomi berbasis komoditas lokal.

Kawasan tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha yang terintegrasi dari proses produksi hingga pemasaran, termasuk pemanfaatan komoditas unggulan seperti buah naga.

Menurut Darliansjah, keberhasilan pengembangan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan angka statistik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Melalui pendekatan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), pemerintah berupaya memperluas akses pembiayaan, memperkuat kemitraan usaha, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Badan Gizi Nasional Regional Kalimantan Tengah Elisa Agustino, para kepala perangkat daerah, serta perwakilan lembaga jasa keuangan di Kalimantan Tengah.

Melalui sinergi yang dibangun dalam forum tersebut, pemerintah berharap transformasi ekonomi daerah dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan