Disdagperin Kalteng Tingkatkan Kompetensi Pelaku IKM Melalui Pelatihan Olahan Pangan Berbasis Potensi Lokal

Palangka Raya,kalteng14.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) terus mendorong pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) dengan menggelar Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Sumber Daya Lokal dan Potensi Daerah (Makanan Ringan) di Aula Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 30 April 2026 tersebut diikuti oleh 30 peserta dari Kota Palangka Raya. Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan pelaku usaha dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk makanan ringan yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi.

Kepala Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, mengatakan bahwa pengembangan pangan lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya hayati yang sangat besar dan beragam. Potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal melalui inovasi produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal.

“Berbagai sumber pangan seperti umbi-umbian, jagung, sagu, dan kacang-kacangan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang bernilai jual tinggi dan dapat menjadi alternatif konsumsi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam mengolah produk pangan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang mampu memanfaatkan potensi daerah secara kreatif dan inovatif.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap pelaku IKM dapat menghasilkan produk yang lebih beragam, berkualitas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, sehingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan