Palangka Raya,kalteng14.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan Pengemasan Produk sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) di daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah mulai 28 hingga 30 April 2026.
Pelatihan yang diikuti 25 peserta dari Kota Palangka Raya ini memberikan pemahaman mengenai teknik pengemasan produk yang efektif, menarik, dan sesuai standar keamanan pangan.
Kepala Disdagperin Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, menegaskan bahwa kemasan memiliki peran penting dalam mendukung pemasaran suatu produk. Menurutnya, fungsi kemasan saat ini tidak hanya sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi identitas sekaligus media promosi yang mampu menarik perhatian konsumen.
“Persaingan usaha saat ini menuntut pelaku IKM untuk terus berinovasi, termasuk dalam aspek pengemasan. Produk yang baik perlu didukung kemasan yang menarik agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar,” katanya.
Ia menambahkan, pemahaman mengenai desain kemasan, informasi produk, hingga standar keamanan pangan menjadi hal yang sangat penting bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai strategi pengemasan modern yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan industri saat ini.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjut Norhani, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan IKM melalui berbagai program peningkatan kapasitas usaha, sehingga mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah instruktur dan narasumber berpengalaman, di antaranya Anthony Syaloom dari Rumah Kemasan Kalteng untuk pelatihan pengemasan produk, serta Puji Rahayu dan Vina Liani yang memberikan materi pada pelatihan diversifikasi produk olahan berbasis potensi lokal.(red)











