PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya peran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai motor perubahan dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam acara penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II Angkatan III serta Golongan III Angkatan VI, VII, VIII, IX, X, dan XI Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung D Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (10/4/2026).
Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah sekaligus membacakan sambutan gubernur. Dalam sambutan tersebut, disampaikan apresiasi kepada seluruh instansi dan pihak terkait yang telah mendukung pelaksanaan pelatihan hingga berjalan lancar.
Menurutnya, Latsar CPNS memiliki peran strategis dalam membentuk karakter aparatur negara yang tidak hanya memahami tugas administrasi, tetapi juga mampu memberikan pelayanan publik secara optimal.
“Pelatihan dasar ini merupakan proses pembentukan karakter ASN agar memiliki integritas, profesionalisme, dan kemampuan menghadapi tantangan birokrasi yang terus berkembang,” kata Sunarti saat membacakan sambutan gubernur.
Ia menegaskan bahwa tuntutan terhadap birokrasi saat ini semakin tinggi seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Karena itu, ASN dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, termasuk dalam penerapan digitalisasi layanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, saat ini terus mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pemanfaatan teknologi digital, serta pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Untuk itu, para peserta yang telah menyelesaikan Latsar diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing dengan menghadirkan inovasi dan perbaikan sistem pelayanan.
“ASN harus mampu membawa gagasan baru, memberikan solusi atas berbagai tantangan, serta berkontribusi dalam menciptakan birokrasi yang lebih efektif dan responsif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya membangun karakter ASN yang berlandaskan nilai-nilai etika, pola pikir kreatif dan kritis, integritas, serta kemampuan berinovasi. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Sunarti mengajak seluruh alumni Latsar CPNS untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, ASN diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(red)











