Gubernur Kalteng Sosialisasikan KHBS, Tekankan Program Pro-Rakyat di Tengah Efisiensi Anggaran

PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menghadiri sosialisasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) di Istana Isen Mulang, Rabu (10/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian berbagai program bantuan pemerintah provinsi kepada masyarakat, khususnya melalui KHBS sebagai program unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat Kalimantan Tengah, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa meskipun terjadi penurunan anggaran akibat kebijakan efisiensi, program prioritas tetap dijalankan.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, kita harus lebih bijak menentukan prioritas. Program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat akan tetap kita jalankan,” tegasnya.

Gubernur turut mengajak masyarakat menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman, serta terus memperkuat kebersamaan dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menjelaskan bahwa KHBS tidak hanya berupa bantuan tunai atau pangan, tetapi juga menjadi akses terhadap berbagai layanan dasar.

“Kartu Huma Betang Sejahtera ini bukan hanya bantuan tunai atau pangan, tetapi juga menjadi akses untuk berbagai program lain seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga bantuan sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kartu tersebut masyarakat dapat mengakses program seperti beasiswa pendidikan, layanan kesehatan melalui BPJS, hingga dukungan untuk sektor pertanian dan perikanan.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kalteng, Rangga Lesmana, menyebutkan bahwa distribusi kartu telah mencapai sekitar 90 persen.

“Distribusi kartu sudah hampir selesai. Selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi dan validasi di lapangan agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan media, untuk ikut mengawal pelaksanaan program tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, jajaran perangkat daerah, asosiasi wartawan, serta perwakilan organisasi masyarakat dan penyandang disabilitas.(red)

Tinggalkan Balasan