PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan ramah tamah dan halal bihalal bersama seluruh jajaran, Senin (5/1/2026), di Aula Berkah Disdik Kalteng.
Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi atas kinerja sepanjang 2025 sekaligus memperkuat koordinasi menghadapi program pendidikan tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan apresiasi atas capaian yang telah diraih. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh serta membuka ruang dialog bagi seluruh pegawai.
Menurutnya, komunikasi dua arah diperlukan agar setiap ide dan masukan dapat menjadi bagian dari perbaikan kinerja ke depan.
“Semua bisa menyampaikan pendapat. Kita ini bagian dari pejuang pendidikan,” ujarnya.
Reza mengingatkan bahwa sektor pendidikan di Kalimantan Tengah memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi geografis serta kebutuhan inovasi yang terus berkembang.
Ia menilai, keberanian melakukan terobosan menjadi kunci kemajuan pendidikan, selama tetap berada dalam koridor yang benar.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pengalaman pribadi sebagai pengingat bahwa pengabdian di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang.
“Yang kita lakukan hari ini dampaknya bisa dirasakan beberapa tahun ke depan,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya soliditas internal serta menjaga integritas agar tidak mencoreng nama institusi.
Evaluasi terhadap kekurangan di tahun sebelumnya, lanjutnya, harus menjadi dasar perbaikan di tahun berjalan.
Sebagai bagian dari pembenahan budaya kerja, Disdik Kalteng juga berencana mengadakan lomba kebersihan dan penataan ruang di setiap bidang.
Program digitalisasi menjadi fokus utama pada 2026 agar manfaatnya semakin dirasakan siswa. Selain itu, penguatan kelas bahasa asing juga diperluas dengan penambahan beberapa bahasa baru.
Program peningkatan kompetensi guru melalui PKDS Berkah tetap dilanjutkan, disertai berbagai persiapan akademik seperti asesmen minat bakat, tryout UTBK, hingga penyusunan modul pembelajaran interaktif.
Menutup kegiatan, Reza mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat kolaborasi dan berani berinovasi.
Ia berharap Kalimantan Tengah dapat menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengembangan pendidikan.(red)










