PALANGKA RAYA, kalteng14 – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) melakukan pengambilan sampel beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan mutu dan keamanan pangan, sekaligus proses verifikasi untuk penerbitan izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri (PSAT-PD). Pengambilan sampel dilakukan di Gudang BULOG Divre Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 7, Palangka Raya, Rabu (4/3/2026).
Tim OKKPD yang terdiri dari unsur Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng melakukan inspeksi langsung terhadap stok beras yang akan didistribusikan ke masyarakat.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kalteng, Rendy Lesmana, menegaskan bahwa komoditas pangan, khususnya beras, merupakan sektor strategis yang membutuhkan pengawasan menyeluruh dari hulu hingga hilir.
“Beras sebagai komoditas pangan strategis perlu adanya jaminan mutu yang memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan distributor sangat penting dalam menjaga kualitas serta peredaran pangan segar di masyarakat.
“Melalui kolaborasi pengawasan yang dilaksanakan bersama, kami berharap produksi beras Kalteng tidak hanya memenuhi kuantitas pasokan, tetapi juga sesuai standar kualitas beras SPHP,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Perum BULOG Divre Kalteng, Putra, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah.
“Kami sangat mendukung kegiatan pengawasan mutu ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan beras SPHP yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keamanan pangan,” tuturnya.
Proses pengambilan sampel dilakukan oleh tim Pengawas Mutu Hasil Pertanian dengan pendampingan OKKPD serta disaksikan pihak gudang BULOG untuk memastikan prosedur berjalan sesuai standar operasional.
Selanjutnya, sampel beras akan diuji di laboratorium terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), yakni PT Eurofins Angler Biochemlabs Surabaya, guna memastikan kesesuaian dengan standar keamanan pangan.
Ketua OKKPD Provinsi Kalteng, Agus Candra, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas pangan sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga beras.
“Melalui kegiatan pengawasan dan pengujian mutu ini, diharapkan beras SPHP yang beredar di wilayah Kalimantan Tengah benar-benar memenuhi standar mutu dan keamanan pangan,” ujarnya.(red)











