Satgas SABER Pangan Pastikan Stok di Palangka Raya Aman, Distribusi Jadi Sorotan

PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Pangan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan pengawasan terhadap harga, keamanan, dan mutu pangan di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Polda Kalteng, Badan Pangan Nasional, serta Perum Bulog wilayah Kalimantan Tengah. Pengawasan dilakukan di tiga lokasi, yakni peternakan ayam PT Jenio Mandiri, Gudang Bulog Kalteng, dan produsen beras CV Sumber Pangan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol. Edwar Zulkarnain, selaku Ketua Satgas SABER Pangan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Badan Pangan Nasional terkait pengawasan pelanggaran harga dan mutu pangan tahun 2026.

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga serta menjamin keamanan pangan yang beredar, terutama menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng Minyakita, dan daging ayam di Palangka Raya dinilai dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan. Kualitas pangan yang diperiksa juga dinyatakan memenuhi standar.

Namun demikian, tim menemukan kendala pada aspek distribusi. Ketersediaan armada angkutan kontainer dinilai masih terbatas karena lebih banyak digunakan untuk mendukung logistik proyek, sehingga berpotensi menghambat distribusi bahan pangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Agus Candra, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia memastikan stok pangan tetap aman, namun distribusi harus terus diawasi agar tidak menimbulkan gangguan pasokan maupun lonjakan harga.

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan bahwa pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah.(red)

Tinggalkan Balasan