Aisyah Thisia: Keluarga Berperan Penting Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Palangka Raya,kalteng14.id – Penguatan kualitas keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat membuka Rakorda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Rabu (29/4/2026).

Aisyah menjelaskan bahwa pembangunan manusia menjadi fokus utama dalam RPJMD dan Renstra Provinsi Kalimantan Tengah 2025–2029. Dalam konteks tersebut, keluarga dipandang sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, kesehatan, serta kualitas generasi penerus.

Menurutnya, pembangunan keluarga harus dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai intervensi yang mendukung kesehatan ibu dan anak, peningkatan kualitas pengasuhan, ketahanan ekonomi keluarga, hingga perlindungan terhadap kelompok rentan.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Program Bangga Kencana memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga sepanjang siklus kehidupan, khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang menjadi periode krusial dalam pencegahan stunting.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pelaksanaan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga, termasuk penguatan pengasuhan anak, pemberdayaan perempuan, peningkatan peran ayah dalam keluarga, serta dukungan terhadap lansia.

Sementara itu, Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wahyuniati, yang mengikuti kegiatan secara daring, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga.

Ia mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat strategi dan inovasi guna meningkatkan capaian program kependudukan, pembangunan keluarga, serta percepatan penurunan stunting.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang berhasil menyelesaikan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2029 serta apresiasi atas kinerja pelaksanaan program percepatan penurunan stunting.

Tinggalkan Balasan