Pemprov Kalteng Dorong Revitalisasi BBI Talohen, Perkuat Produksi Perikanan dan Swasembada Pangan

PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) terus berupaya memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu pilar ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah revitalisasi Balai Benih Ikan (BBI) Talohen di Kabupaten Barito Timur yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi perikanan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala Dislutkan Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, dengan Bupati Barito Timur, M. Yamin, di Kantor Dislutkan Kalteng, Palangka Raya, Rabu (1/4/2026).

Dalam pertemuan itu dibahas kondisi BBI Talohen yang saat ini belum beroperasi secara optimal. Dari fasilitas yang tersedia, sebanyak 37 kolam budidaya diketahui belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga peluang peningkatan produksi benih ikan masih sangat terbuka.

Bupati Barito Timur, M. Yamin, menilai optimalisasi BBI Talohen menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan sektor perikanan sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah.

“BBI Talohen memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung pengembangan perikanan. Karena itu, pemanfaatan fasilitas yang ada perlu ditingkatkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dislutkan Kalteng Sri Widanarni menyampaikan bahwa pihaknya akan mengusulkan program revitalisasi BBI Talohen kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan sektor perikanan berbasis potensi daerah.

Menurut Sri Widanarni, perbaikan dan optimalisasi sarana serta prasarana di kawasan BBI Talohen diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi benih ikan sekaligus mendukung pengembangan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Melalui revitalisasi ini, kami berharap produksi benih dan hasil budidaya ikan dapat meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat yang bergerak di sektor perikanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program revitalisasi nantinya akan diselaraskan dengan kebijakan dan program yang dijalankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), termasuk pengembangan komoditas unggulan yang berorientasi pada peningkatan daya saing dan nilai tambah produk perikanan.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut dan siap berkolaborasi dalam pelaksanaannya, baik melalui koordinasi lintas sektor maupun dukungan kebijakan di tingkat daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, dan pelaku usaha perikanan, revitalisasi BBI Talohen diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan produksi perikanan di Barito Timur, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalimantan Tengah. (red)

Tinggalkan Balasan