Mahasiswa Sambut Antusias Pasar Murah Ramadan Pemprov Kalteng

PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap mahasiswa melalui program Pasar Murah Spesial Ramadan yang digelar di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari wilayah pedalaman dan perantauan.

Dalam kegiatan tersebut, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan paket sembako dengan harga terjangkau, bahkan kemudian digratiskan. Paket yang dibagikan terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, dan susu kental manis.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Nurseba dari Universitas Palangka Raya (UPR), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian yang diberikan melalui program ini.

‎“Halo Pahari Disdik, saya mewakili mahasiswa yang hadir dalam kegiatan pasar murah hari ini, tepatnya di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas bantuan pasar murah ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari mahasiswa, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

‎“Program ini sangat membantu kami, khususnya mahasiswa perantauan dan mahasiswa dari pedalaman, karena dapat meminimalisir pengeluaran kami untuk membeli sembako,” katanya.

Mahasiswa juga berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dengan jangkauan yang lebih luas agar semakin banyak yang merasakan manfaatnya.

‎“Ke depan kami berharap kuotanya bisa ditambah lagi, sehingga lebih banyak mahasiswa yang terbantu. Salam sehat untuk Bapak Gubernur dan seluruh jajarannya,” tambahnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan sebanyak 3.000 paket sembako dalam kegiatan tersebut. Awalnya paket dijual dengan harga tebus Rp10.000 dari harga normal sekitar Rp144.750 setelah disubsidi, namun kemudian diputuskan untuk digratiskan oleh Gubernur.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mahasiswa agar tetap fokus menjalani pendidikan tanpa terbebani kebutuhan pokok.

Selain pasar murah, Pemprov Kalteng juga terus memperkuat dukungan di sektor pendidikan melalui berbagai program seperti Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana, sekolah gratis, serta Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap mahasiswa dapat terus berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Tengah ke depan.(Red)

Tinggalkan Balasan