PALANGKA RAYA, kalteng14 – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perhubungan terus mematangkan persiapan Program Mudik Gratis Lebaran 1447 H/2026 M. Hal tersebut dibahas dalam rapat teknis yang digelar di Kantor Dinas Perhubungan Kalteng, Rabu (4/3/2026).
Rapat dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dirlantas Polda Kalteng, BPTD Kelas II Kalteng, Dinas Pendidikan, Bank Kalteng, PT Jasa Raharja, OJK, BPJN, Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut, serta operator transportasi.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis dibahas, mulai dari kesiapan armada, penentuan rute, mekanisme pendaftaran, hingga dukungan lintas instansi guna memastikan kelancaran pelaksanaan program.
Yulindra Dedy menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
“Program Mudik Gratis ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman, nyaman, dan selamat. Melalui program ini juga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan,” ujarnya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut. Seluruh armada yang digunakan wajib memenuhi standar teknis sebelum dioperasikan.
“Kami memastikan seluruh kendaraan yang digunakan dalam program Mudik Gratis harus melalui proses ramp check dan dipastikan dalam kondisi laik jalan. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan para pemudik,” tambahnya.
Tahun ini, Pemprov Kalteng menyiapkan 17 unit bus yang akan melayani enam rute perjalanan dari Palangka Raya, yakni menuju Banjarmasin, Pangkalan Bun, Sampit, Muara Teweh, Buntok, dan Pangkoh.
Untuk rute Palangka Raya–Banjarmasin disediakan tiga bus dengan kapasitas 108 penumpang. Rute Palangka Raya–Pangkalan Bun menjadi yang terbanyak dengan delapan bus dan kuota 235 penumpang. Sementara itu, rute Palangka Raya–Sampit dilayani tiga bus dengan kapasitas 105 penumpang.
Adapun rute Palangka Raya–Muara Teweh, Buntok, dan Pangkoh masing-masing dilayani satu bus, dengan kapasitas penumpang berturut-turut 35, 35, dan 17 orang.
Rencananya, pelepasan peserta Mudik Gratis akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Bundaran Besar Palangka Raya dan dijadwalkan dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah.
Melalui sinergi berbagai pihak, pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.(red)











