PALANGKA RAYA, kalteng14.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menjadi narasumber dalam pelatihan Psychological First Aid (PFA) bagi pegawai negeri di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polda Kalimantan Tengah, yang digelar di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalteng, Indra Wiratama, yang mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kalteng. Dalam paparannya, ia menyampaikan materi terkait kebencanaan, penanganan darurat, serta pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.
Indra menjelaskan bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, serta memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Menurutnya, penanggulangan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan terukur dengan melibatkan berbagai pihak.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi semua pihak agar penanganan berjalan efektif,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penanganan awal bencana sebagian besar terjadi di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk aparatur Polri, menjadi hal penting dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Selain itu, Indra memaparkan kerangka regulasi yang menjadi dasar penanggulangan bencana di Indonesia, mulai dari undang-undang hingga peraturan pemerintah dan kementerian terkait.
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu memahami peran strategis dalam penanganan bencana, termasuk aspek psikologis korban, serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat.(red)











